LOMBA CERDAS CERMAT ANTAR LKM/BKM SE-PROPINSI BENGKULU

Rengginang Gurih dan Renyah, Cemilan Makanan Khas Terlaris

Usaha Kecil Rumahan
Artikel Usaha | Rengginang Gurih dan Renyah, Cemilan Makanan Khas Terlaris Bengkulu Expo 2012 - Product Review. Rengginang adalah salah satu makanan ringan yang pembuatannya sederhana namun memiliki daya tarik rasa. 

Diharapkan peluang usaha Kerupuk Rengginang Gurih dan Renyah Cemilan Terlaris Bengkulu Expo 2012 ini menjadi langkah awal bagi produk usaha kecil seperti Rengginang Danau Indah untuk lebih eksis dan menciptakan peluang usaha yang dapat meningkatkan pendapatan ekonomi keluarga. 

Terlebih, Bengkulu Expo 2012 merupakan ajang tampil sejumlah produk usaha kecil dan menengah yang difasilitasi oleh instansi-instansi baik pemerintah maupun swasta.

Seperti produk Keripik Pisang Cokelat, Kerupuk Rengginang adalah salah satu produk usaha andalan Ibu Teni, yang bersama suami dan anggota pengrajin home industry lainnya aktif dalam pembuatan sejumlah produk makanan ringan.Ibu Teni dan keluarganya yang tinggal di RT 2 adalah penerima manfaat kegiatan kegiatan Ekonomi Bergulir dana APBD Kota Bengkulu dalam wujud DDUB yang ditumbuhkembangkan oleh BKM (Badan Keswadayaan Masyarakat) Danau Indah Kelurahan Dusun Besar. Pada artikel  Artikel Usaha : Keripik Pisang Coklat sebagai Cemilan Makanan Khas Terlaris di Bengkulu Expo 2012-Product Review  dijelaskan peran penting Bapak Budiarto dan Ibu Sustrawati yang selain pengurus BKM juga penggiat ekonomi kreatif.. Pembuatan produk Kerupuk Rengginang ini juga tidak terlepas dari peranan pasangan suami isteri tersebut. 


Di Bengkulu Expo 2012, Kerupuk Rengginang Danau Indah adalah makanan ringan yang paling banyak dicari oleh pengunjung di stand pameran PNPM-P2KP yang oleh Oversight Consultant dan Korkot Kota Bengkulu diembankan pengelolaannya kepada Tim Fasilitator 3 serta didukung oleh rekan-rekan dari tim yang lain. Hal ini terbukti sejak hari pertama produk tersebut dipajang di stand, Kerupuk Rengginang Danau Indah laku keras dan selalu habis. Hal ini kemungkinan disebabkan oleh beberapa faktor. Kemungkinan tersebut diantaranya yaitu adanya kerinduan masyarakat Kota Bengkulu untuk mencicipi dan menikmati rengginang sebagai salah satu makanan khas. Perlu dicatat bahwa rengginang sudah dikonsumsi sebagai makanan ringan maupun makanan utama sejak lama, khususnya di daerah pedesaan. Kemungkinan lain yaitu harganya yang murah, dan manfaatnya yang sangat baik. Rengginang pada awalnya merupakan makanan yang dibuat dari sisa nasi yang tidak habis, dan daripada terbuang sia-sia makanan tersebut dikeringkan lalu digoreng sebagai teman menu utama maupun teman saat santai, apalagi bila disajikan dengan kopi panas atau teh manis.

Cara membuat Kerupuk Rengginang usaha kecil milik Ibu Teni, menurut Bapak Budiarto dan Ibu Sustrawati sebenarnya sama saja dengan pembuatan keripik rengginang yang biasanya dibuat, apalagi rengginang sudah banyak dibuat di daerah-daerah lain.Namun yang membedakan adalah cita rasanya sehingga menjadi ciri khas tersendiri. Kerupuk Rengginang Danau Indah dibuat dari bahan dasar beras ketan. Di tempat lain juga sudah ada yang membuatnya dari bahan dasar yang sama, namun karena strategi perbandingan bahan yang direkomendasikan oleh Bapak Budiarto membuat Kerupuk Rengginang Danau Indah memilik kerenyahan yang khas.


Kanal MitraVisi, yang merupakan mitra ekspose dan informatif bagi Tim Fasilitator 3 mencoba membantu mensponsori produk tersebut dalam hal pelabelan. Memang pengemasan produk masih sederhana, yaitu plastik transparan. Namun paling tidak, adanya pelabelan memungkinkan produk tersebut memiliki nilai tambah tersendiri yaitu identitas dan ikon yang mewakili konten produk itu. Ini tentu saja menjadi hal yang sangat positif mengingat tingginya ketertarikan pengunjung terhadap Kerupuk Rengginang Danau Indah, yang oleh inisiatif lembaga Kanal MitraVisi setelah berdiskusi dengan Bapak Budiarto dan Ibu Ida Rufaida dari Tim Fasilitator 3 sepakat menamainya dengan Kerupuk Rengginang Danau Indah, diambil dari nama BKM mereka sendiri yaitu BKM Danau Indah Kelurahan Dusun Besar Kota Bengkulu.  

Usaha Kerupuk Rengginang Danau Indah sebenarnya memiliki peluang usaha, prospek bisnis dan potensi peningkatan mata pencaharian yang besar, terutama dengan modal keterampilan dan pengalaman pembuatan produk kue dari Bapak Budiarto sendiri, dan semangat serta keluwesan Ibu Sustrawati dalam pengelolaannya. Apalagi keduanya sudah cukup dikenal dalam hal pemesanan pembuatan kue dan snack untuk acara-acara tertentu. Namun untuk menjadikan Kerupuk Rengginang Danau Indah sebagai usaha yang menghasilkan profit tinggi tentunya harus melakukan beberapa upaya, seperti dikutip dari artikel 4 Pilar Kunci Sukses Pemasaran Online yaitu produk itu sendiri (product), servis dan pelayanan (service), strategi promosi (promotion strategy) dan layanan pasca jual (maintaining relationship).Setelah event Bengkulu Expo 2012 ini, TF 3 PNPM-P2KP yang juga melakukan tugas pendampingan pemberdayaan masyarakat di Kelurahan Dusun Besar sebagai salah satu dari 9 Kelurahan wilayah tugas pendampingan, bersama-sama dengan Kanal MitraVisi akan mencoba melakukan follow up terhadap potensi yang ada, khususnya dalam hal sertifikasi dan pematenan produk ini, serta terhadap promosi pemasarannya di pasar yang lebih luas.



Bagi masyarakat Indonesia penggemar kuliner dan makanan ringan khas daerah, dapat mendapatkan produk-produk khas daerah Bengkulu melalui pemesanan langsung maupun online melalui Kanal MitraVisi di Media Info (www.mediainfomitra.blogspot.com) - HP. 081275582550 (CP.Roben) ; email (shadow_80string@yahoo.com) dan (robenito001@gmail.com), sekretariat Jl. Mahakam IV No.116 Bengkulu 



referensi : 

  • 4 Pilar Kunci Sukses Pemasaran Online (Kompasiana)
  • Online Marketing: Strategi Pemasaran Online(jogjashop)
Like This Article:
Share This Article : Facebook Twitter Google+

Artikel Terkait:

No comments:

Post a Comment

Berikan komentar dengan saran dan kritik yang membangun agar Blog Media Info memiliki manfaat | Sangat tidak diperkenankan memberikan komentar spam | Sangat tidak perkenankan memberikan komentar berbau SARA dan pornografi