LOMBA CERDAS CERMAT ANTAR LKM/BKM SE-PROPINSI BENGKULU

Keripik Pisang Coklat sebagai Cemilan Makanan Khas Terlaris

Usaha Kecil Kemitraan
Salah satu cara untuk melakukan pemasaran adalah dengan produk review. Produk review memiliki fungsi penting dalam mempromosikan produk usaha dalam tujuan meningkatkan penjualan dan juga meningkatkan mata pencaharian.

Jasa Review Kanal Mitravisi di Media Info kali ini akan mengangkat tema Artikel Usaha : Keripik Pisang Coklat sebagai Cemilan Makanan Khas Terlaris di Bengkulu Expo 2012-Product Review. Ini adalah momen sangat tepat bagi Kanal MitraVisi melalui media online Media Info untuk berpartisipasi dan mendorong semangat kewirausahaan bagi para pengusaha kecil atau yang sedang merintis usaha, meskipun tidak menutup peluang bagi pengusaha besar untuk dapat bermitra dengan Kanal MitraVisi.


Keripik pisang adalah produk makanan ringan dan makanan khas dibuat dari irisan buah pisang dan digoreng, dengan atau tanpa bahan tambahan makanan yang diizinkan. Tujuan pengolahan pisang menjadi kripik pisang adalah untuk memberikan nilai tambah dan meningkatkan/memperpanjang kemanfaatan buah pisang. Seperti dikutip dari artikel Keripik Pisang, bahwa standar mutu keripik pisang dapat mengacu pada SNI 01-4315-1996, Keripik Pisang. Standar Teknis ini berlaku untuk pembuatan Pisang menjadi Keripik Pisang. Prosedur Operasional Pengolahan Keripik Pisang terdiri dari beberapa kegiatan meliputi penyiapan bahan baku Keripik pisang, penyiapan peralatan Keripik pisang dan kemasan Kripik pisang, pengupasan Keripik pisang dan pengirisan Keripik pisang, pencucian Keripik pisang dan perendaman Kripik pisang, penggorengan Keripik pisang, penirisan minyak Keripik pisang, pemberian bumbu Keripik pisang, pengemasan Keripik pisang dan pelabelan Keripik pisang, serta penyimpanan Keripik pisang.

Keripik Pisang Cokelat adalah salah satu produk usaha andalan Ibu Teni, yang bersama suami dan anggota pengrajin home industry lainnya aktif dalam pembuatan sejumlah produk makanan ringan.Ibu Teni dan keluarganya yang tinggal di RT 2 adalah penerima manfaat kegiatan kegiatan Ekonomi Bergulir dana APBD Kota Bengkulu dalam wujud DDUB yang ditumbuhkembangkan oleh BKM (Badan Keswadayaan Masyarakat) Danau Indah Kelurahan Dusun Besar. BKM merupakan kelompok yang dibentuk dan didampingi dalam program PNPM-P2KP (sekarang dikenal dengan PNPM-Perkotaan). Selama beberapa tahun terakhir, BKM Danau Indah Kelurahan Dusun Besar sangat aktif dalam kegiatan peningkatan ekonomi masyarakat, khususnya warga yang terbatas usahanya oleh permodalan.Oleh Bapak Budiarto dan Ibu Sustrawati, pasangan suami istri yang merupakan UPK dan pengurus di BKM tersebut, usaha kecil Ibu Teni dicoba untuk didorong peningkatan produksinya melalui pelatihan dan inovasi kreatif, dimana mereka mencoba menanamkan ide-ide kreatif dengan variasi-variasi jenis makanan ringan yang memiliki potensi. Hasilnya, selain Keripik Pisang Coklat Ibu Teni juga memproduksi Kerupuk Rengginang dan Pisang Salai.


Sebagai orang yang memahami apa itu keswadayaan, kemandirian dan kewirausahaan, tentu saja keduanya ingin memberikan contoh kepada para pengurus lain dan juga ke seluruh warga di Kelurahan Dusun Besar dan bila perlu seluruh warga di Propinsi Bengkulu, bahwa setiap orang bisa melakukan apa saja bila itu didasari semangat dan diiringi dengan kreatifitas serta keinginan kuat untuk mau belajar dan memiliki pengetahuan luas. Terlebih, Ibu Teni dan keluarga serta kelompok usahanya merupakan penggiat usaha kecil yang juga mau terus berinovasi. Salah satu metode yang dilakukan oleh Bapak Budiarto dan Ibu Sustrawati untuk membantu Ibu Teni yaitu dengan melakukan pengolahan produk yang disiapkan oleh Ibu Teni dan dimasak di rumah Bapak Budiarto. Dari momen tersebut terjadi interaksi dan transformasi informasi mengenai kekhasan produk, karena Bapak Budiarto juga menekankan pentingnya perbandingan bahan.Untuk beberapa program ke depan, BKM Danau Indah yang dikoordinatori oleh Bapak Agus Haryadi, setelah mendapat rekomendasi berdasarkan survey lapangan yang dilakukan oleh seluruh anggota BKM Danau Indah, usaha Ibu Teni dan kelompok-kelompok usaha sejenis akan dimasukkan sebagai calon penerima manfaat untuk KUBE.

Artikel Usaha : Usaha Kecil dan Strategi Bisnis
Bapak Budiarto dan Ibu Sustrawati, Pasangan Suami Istri Yang Giat Dalam Usaha Kecil

Di Bengkulu Expo 2012, Keripik Pisang Cokelat adalah salah satu makanan ringan laris yang paling banyak dicari oleh pengunjung di stand pameran PNPM-P2KP yang oleh Oversight Consultant dan Korkot Kota Bengkulu diembankan pengelolaannya kepada Tim 03 serta didukung oleh rekan-rekan dari tim yang lain.Hal ini terbukti selama 2 hari dari sejak penitipan pertama produk di stand tersebut Ibu Sustrawati mendapat order lagi untuk mengisi etalase display, yang kebetulan pada hari pertama, Jumat 25 Mei 2012 lalu memang belum menampilkan produk. 


Cara membuat Keripik Pisang Coklat usaha kecil milik Ibu Teni, menurut Bapak Budiarto dan Ibu Sustrawati sebenarnya sama saja dengan pembuatan keripik pisang yang biasanya dibuat . Dan lagi, produk Keripik Pisang Coklat bukan sesuatu yang baru di Indonesia. Namun yang membedakan adalah cita rasanya sehingga menjadi ciri khas tersendiri. Bahan-bahannya pun sama seperti membuat keripik sejenis, yaitu pisang. Hanya saja untuk Keripik Pisang Coklat ada tambahan berupa coklat bubuk. Nah, inilah yang membedakan. Mungkin di tempat lain ada yang menggunakan bahan berupa coklat padat atau coklat bubuk, namun untuk buatan keripik yang satu ini memiliki perhitungan cermat terhadap perbandingan antar bahan, sehingga menjadi daya tarik untuk dicicipi. Apalagi Bapak Budiarto memiliki modal keterampilan dan pengalaman dalam pembuatan produk kuliner khususnya kue, sehingga hal ini memudahkan para penggiat usaha kecil di Kelurahan Dusun Besar untuk melakukan perbandingan bahan dan peracikannya dengan tujuan untuk menciptakan kekhasan rasa.


Kanal MitraVisi, yang merupakan mitra ekspose dan informatif bagi Tim Fasilitator 3 mencoba membantu mensponsori produk tersebut dalam hal pelabelan. Memang pengemasan produk masih sederhana, yaitu plastik transparan. Namun paling tidak, adanya pelabelan memungkinkan produk tersebut memiliki nilai tambah tersendiri yaitu identitas dan ikon yang mewakili konten produk itu. Ini tentu saja menjadi hal yang sangat positif mengingat tingginya ketertarikan pengunjung terhadap Keripik Pisang Coklat, yang oleh inisiatif lembaga Kanal MitraVisi setelah berdiskusi dengan keduanya sepakat menamainya dengan Keripik Pisang Coklat Danau Indah, diambil dari nama BKM mereka sendiri yaitu BKM Danau Indah Kelurahan Dusun Besar Kota Bengkulu.

Usaha Keripik Pisang Coklat Danau Indah sebenarnya memiliki peluang usaha, prospek bisnis dan potensi peningkatan mata pencaharian yang besar, terutama dengan modal keterampilan dan pengalaman pembuatan produk kue dari Bapak Budiarto sendiri, dan semangat serta keluwesan Ibu Sustrawati dalam pengelolaannya. Apalagi keduanya sudah cukup dikenal dalam hal pemesanan pembuatan kue dan snack untuk acara-acara tertentu. Setelah event Bengkulu Expo 2012 ini, TF 3 PNPM-P2KP yang juga melakukan tugas pendampingan pemberdayaan masyarakat di Kelurahan Dusun Besar sebagai salah satu dari 9 Kelurahan wilayah tugas pendampingan, bersama-sama dengan Kanal MitraVisi akan mencoba melakukan follow up terhadap potensi yang ada, khususnya dalam hal sertifikasi dan pematenan produk ini.



Bagi masyarakat Indonesia penggemar kuliner dan makanan ringan khas daerah, dapat mendapatkan produk Keripik Pisang Coklat Danau Indah melalui pemesanan langsung maupun online melalui Kanal MitraVisi di Media Info (www.mediainfomitra.blogspot.com) - HP. 081275582550 (CP.Roben) atau email (shadow_80string@yahoo.com), sekretariat Jl. Mahakam IV No.116 Bengkulu 


inspirasi : 

  • Keripik Pisang Mr Monkey
  • Cara Membuat Keripik Pisang Coklat

Like This Article:
Share This Article : Facebook Twitter Google+

Artikel Terkait:

No comments:

Post a Comment

Berikan komentar dengan saran dan kritik yang membangun agar Blog Media Info memiliki manfaat | Sangat tidak diperkenankan memberikan komentar spam | Sangat tidak perkenankan memberikan komentar berbau SARA dan pornografi